Connect with us

Daerah

AJI Palu Sayangkan Sikap Kepala BPN Luwuk Ancam Polisikan Wartawan

Foto : istimewa

Utustoria, PALU – Ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Palu Provinsi Sulawesi Tengah Mohamad Ikbal sangat menyayangkan sikap Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Luwuk, Rizal yang dinilai berperilaku tidak pantas terhadap seorang jurnalis Utustoria.

Menurut Ikbal (sapaan akrabnya), sebagai pejabat publik seharusnya Kepala BPN Luwuk lebih mengutamakan memberikan informasi atau klarifikasi jika memang ada isu menurutnya tidak tepat.

BACA JUGA :

Pertamina EP : Proses Pemecahan Sertifikat Warga Kamiwangi Menunggu Alat Ukur BPN

Protes Pernyataan Humas Pertamina EP, Kepala BPN Luwuk Ancam Polisikan Wartawan

Warga Kamiwangi Tagih Janji PT Pertamina EP Terkait Pengembalian 47 Sertifikat


” Bukan justru berputar-putar dan mengancam jurnalisnya. Akhirnya kita melihatnya bahwa apa yang dilakukan Kepala BPN justu upaya untuk menghindar, karena ketika diminta untuk hak jawab malah mengancam untuk melaporkan ke Polisi” ujarnya.

Tambah Ikbal, seharusnya Kepala BPN Luwuk yang harus memahami terkait Undang – undang Pers bukan justru mengajarkan wartawan terkait Undang-undang Pers. Sebab menurut Ketua AJI Palu ini, pemberitaan Utustoria tersebut bukan suatu kesalahan.

Seharusnya, lanjut Ikbal, Kepala BPN Luwuk meluruskan jika menganggap pernyataan Humas Pertamina salah. Sebab, berita yang ditampilkan di laman Utustoria merupakan pernyataan pihak ketiga (Humas Pertamina) dan bukan opini wartawan.

“Jadi aneh juga ketika dia mencak-mencak (marah) terhadap jurnalis, tapi dia tidak mengkritisi pernyataan dari pihak Pertamina,” tegasnya.

Sehingga AJI sangat menyayangkan jika masih ada pejabat publik sekelas Kepala Instansi yang melakukan tindakan-tindakan seperti itu. Yang seharusnya Kepala Instansi menjadi contoh kepada aparaturnya untuk bersikap ke jurnalis.

AJI berharap masalah seperti ini tidak ada lagi dialami oleh jurnalis, apalagi dilakukan oleh pejabat sekelas Kepala Instansi. Karena, jika mereka menganggap paham UU Pers, harusnya juga memahami jalur jika ada permasalahan pada konten atau berita, dan bukan dengan cara marah dan mengancam wartawan. (rdk)

Advertisement
%d bloggers like this: