Connect with us

Daerah

Angka Perceraian di Sulteng Capai 801.654

Utustoria , PALU – Rekapitulasi laporan perkara yang dikeluarkan oleh Pengadilan Agama se Wilayah PTA Sulawesi Tengah pada Januari hingga Oktober 2019 angka perceraian mencapai 801.654

Data yang dihimpun dari Pengadilan Agama (PA) Kelas 1 Kota dan Kabupaten Sulawesi Tengah menunjukkan angka perceraian di kota palu meninggkat dibandingkan Kabupaten lainnya. Yang mana laporan Pengadilan Agama (PA) Kota Palu angka cerai talak berjumlah 189 dan cerai gugat berjumlah 625. Sehingga secara keseluruhan angka perceraian di Ibu Kota Sulteng mencapai 814.

Berbeda dengan Laporan dari Pengadilan Agama (PA) Kabupaten seperti pada PA. Luwuk angka perceraian berjumlah 476, PA. Poso angka perceraian berjumlah 148, PA. Tolitoli angka perceraian berjumlah 362, PA. Donggala angka perceraian berjumlah 425, PA.Buol angka perceraian berjumlah 166, PA.Bungku angka perceraian berjumlah 315, PA. Banggai angka perceraian berjumlah 185, PA.Parigi angka perceraian berjumlah 378, PA. Ampana angka perceraian berjumlah 244, angka-angka tersebut dijumlahkan dari cerai talak dan cerai gugat.

Jumlah angka perceraian yang telah ditangani oleh Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Sulawesi Tengah dari tingkat Pengadilan Agama (PA) Kota dan Kabupaten Berjumlah 801.654.

Humas Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Sulawesi Tengah Drs. Rusman Mallapi, SH, MH mengungkapkan angka perceraian yang paling tinggi itu karena percekcokan atau perselisihan antara kedua pasangan, fakto penyebabnya seperti ekonomi hal-hal lainnya.

“Kami dari Pengadilan Tinggi Agama yang memproses perkara-perkara dari tingkat pertama sampai tingkat selanjutnya, di pengadilan sendiri ada upaya mediasi bukan hanya perkara perceraian setiap perkara yang di ajukan ke pengadilan tinggi agama, tidak boleh di proses, sebelum dilakukan proses mediasi,” ungkapnya kepada Utustoria.com, saat ditemui di Kantor Pengadilan Tinggi Agama Sulawesi Tengah, Rabu (20/11).

Dia menambahkan, Secara detail terakait alasan terjadinya perceraian itu terdapat di Pengadilan Agama Klas 1 Kota dan Kabupaten untuk kami sendiri Pengadilan Tinggi Agama hanya menerima laporan secara menyeluruh angka perceraian yang ada di kota dan kabupaten. (Afdal)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Advertisement
%d blogger menyukai ini: