Connect with us

Daerah

Antisipasi Virus Corona, Komisi IV Sulteng Akan Kunjungi IMIP

Ketua Komisi IV DPRD Sulteng Alimudin Pada, saat ditemui diruang kerjanya, Senin (27/01/2020). [Miftahul Afdal/Utustoria]

Utustoria, PALU – Banyaknya Tenaga Kerja Asing (TKA) asal China di Kawasan Tambang Nikel PT Indonesia Morowali Industril Park (IMIP) sebagai memastikan kondisi tenaga kerja, Komisi IV DPRD Provinsi Sulawesi Tengah berencana akan mengunjungi ke Kabupaten Morowali.

Hal itu diungkap oleh Ketua Komisi IV DPRD Sulteng Alimudin Pada, saat ditemui diruang kerjanya, Senin (27/01/2020).

“Kami juga akan merencanakan dari Komisi IV bersama Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah dan Dinas Nakertrans Provinsi Sulawesi Tengah itu berkunjung ke PT.IMIP,” Kata Alimuddin Pada.

“Mudah-mudahan Minggu ke dua Februari, kita akan kesana, mungkin nanti ada wartawan yang bisa ikut juga, kita langsung mau lihat situasi disana, bagaimana tenaga kerjanya dan bagaimana kesehatannya,” sambung Alimuddin.

Ia juga mengatakan Bahwa PT.IMIP sejak Kamis 23 Januari 2020, telah menghentikan penerimaan pekerja asal Wuhan, seluruh TKA asal China juga menjalani pemeriksaan kesehatan ketat baik didalam kawasan industri maupun yang baru akan masuk.

Alimuddin mengungkapkan, sampai saat ini belum ada kasus virus corona khususnya di Sulawesi Tengah.

“Jadi sekarang yang saya lihat ini sebenarnya sudah di antisipasi oleh Dinas Kesehatan yakni di Pelabuhan dan Bandara, yang masuk akan tetap diperiksa, jika terdampak maka akan di isolasi,”ungkapnya.

“Di bandara sudah menyediakan tempat karantina itu untuk antisipasi dan semua yang datang harus diperiksa, tapi sampai saat ini belum ada kasus Virus Corona di Sulteng.” Imbuhnya lagi.

Lebih dalam Alimuddin menuturkan bahwa Komisi IV telah melakukan kordinasi dengan Dinas Kesehatan Provinsi Sulteng, meminta untuk betul-betul mengawasi dan mengobservasi yang terdampak virus corona.

“Saya juga dapat laporan semalam dari kepala Dinas Kesehatan, sekarang belum ada kasus virus corona yang di temui di Sulawesi Tengah sendiri, namun harapan saya tidak akan ada di Sulawesi Tengah.”tutupnya.(Afdal)

Advertisement
%d bloggers like this: