Connect with us

Daerah

Bawaslu Sulteng : SDM Penunjang Pengawasan Pilkada 2020

Utustoria , PALU – Sumber Daya Manusia (SDM) menjadi penunjang Pengawasan pada Pilkada 2020 di Provinsi Sulawesi Tengah.

Adapun Kabupaten/Kota yang menyelenggarakan pemilihan kepala daerah yaitu Pemilihan Walikota Palu dan Pemilihan Bupati yaitu di Kabupaten Sigi, Toli-toli, Poso, Morowali Utara, Tojo Una-una, Banggai, Banggai Laut, dan ditambah lagi Pemilihan Gubernur Sulawesi Tengah.

Ketua Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu), Ruslan Husen Mengungkapkan untuk aspek kesiapan ada beberapa hal. Diantaranya Sumber Daya Manusia (SDM) Panitia Pengawas Pemilihan. yakni Pengawas Pemilu yang bersifat Ad Hoc di tingkat kecamatan, kelurahan dan desa di setiap Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Saat ini Bawaslu sedang mempersiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) Panitia Pengawas Pemilihan ditingkat Kecamatan, dan telah masuk pada tahapan pelaksanaan ujian tertulis secara online. Sebelumnya, terdapat kelengkapan administrasi apabila lolos pada tahapan administrasi maka dilanjutkan pada tahapan ujian tertulis secara online.


“Yang lolos dalam ujian tertulis online akan mengikuti tahap wawancara sehingga akan menghasilkan Sumber Daya Manusia (SDM) Pengawas Pemilihan tingkat Kecamatan, masing-masing Kecamatan terdapat 3 orang,” tambah Ruslan.

Selanjutnya memastikan penguasaan atau peningkatan kapasitas setiap pengawas pemilu menguasai regulasi dan mampu melaksanakan regulasi tentang pengawasan pemilihan.

“Baru saja kita melaksanakan pemilu tahun 2019 yang Undang-undangnya atau regulasinya berbeda dengan regulasi pemilihan kepada daerah (Pilkada),” tuturnya.

Lanjut dia, Panitia Pengawasan Pemilihan harus mempunyai integritas sebagai aspek dasar yang dimiliki oleh jajaran Pengawas Pemilu, harus netral, profesional, jujur, dan adil dalam kerja-kerja penyelenggaraan pemilihan.

Ruslan pun mengatakan bahwa panitia pengawasan pemilihan tidak terindikasi berpihak kepada salah satu peserta pemilu maupun nanti calon peserta pemilihan kepala daerah atau tidak terlibat sebagai tim sukses.

Panitia Pengawas Pemilihan senantiasa mendorong bersama dengan kekuatan masyarakat untuk sama-sama dapat berperan dalam proses penyelenggaraan pemilihan ini yakni sedini mungkin dapat memberikan informasi awal ketika ada potensi pelanggaran terjadi di masyarakat atau dapat memberikan laporan secara tertulis kepada jajaran Panitia Pengawas Pemilu untuk ditindaklanjuti dengan beberapa isue krusial yang berpotensi terjadi dalam tahapan pemilihan kepala daerah.

“Kesiapan Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) memastikan dukungan anggaran pembiayaan dari pemerintah daerah ada dan itu sudah ditandatangani Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) sejumlah Rp 56.000.000.000. Itu diperuntukkan untuk Pilkada Provinsi dan juga untuk Bawaslu Kabupaten, yakni Kabupaten Donggala, Parigi Moutong, Morowali, Buol, dan Banggai Kepulauan,” jelasnya.

Olehnya itu, Penyelenggara Pemilu tentu berharap masyarakat bisa berpartisipasi dalam proses demokratisasi ditingkat daerah secara kongkrit memastikan setiap orang terdaftar sebagai Daftar Pemilih Tetap (DPT) serta bisa menggunakan hak pilihnya dan masyarakat bisa berkolaborasi dengan Pengawas Pemilu untuk menjadi mata dan telinga Pengawas Pemilu mencegah pelanggaran pemilihan kepala daerah serta memberikan laporan secara tertulis kepada pengawas pemilu setempat. (Afdal)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Advertisement
%d bloggers like this: