Connect with us

Biografi

Bedah Buku “Resolusi Komunikasi” Tindakan Penanganan Terorisme oleh Muhammad Khairil

Utustoria , PALU – Bedah Buku “Resolusi Komunikasi” Tindakan Penanganan Terorisme Bersama Dr. Muhammad Khairil, S.Ag.M.Si dalam rangkaian kegiatan Ulang Tahun Media Tadulako. digelar di Teatre Room-Media Center Universitas Tadulako, Sabtu (14/12/2019)

Bedah Buku yang dibuka langsung oleh Rektor Universitas Tadulako, Prof. Dr. Ir. Mahfud, MP, dalam sambutannya mengatakan, Media Tadulako selain sarana menyampaikan informasi tentu tujuan paling besar sesungguhnya adalah menjadi media pengkaderan bagi mahasiswa di Universitas Tadulako.

“Karena jika hanya belajar dalam perkuliahan tidak akan muncul bakat serta kompetensi mahasiswa yang memiliki minat sebagai jurnalis atau penulis,” ungkapnya dalam sambutan.

Mahfud menambahkan berkaitan dengan Bedah Buku, dirinya sangat mengapresiasi penulis yakni Dr. Muhammad Khairil, S.Ag.M.Si yang telah menghasilkan satu tulisan yang fenomenal.

“Tentu fenomenal sesuai dengan judul buku yang sangat sensitif atau sangat menarik karena berkaitan dengan terorisme,” tuturnya .

Dalam kesempatan tersebut. Dr. Muhammad Khairil, S.Ag.M.Si, selaku penulis mengatakan, dalam proses penulisan, ia suda melakukan penelitian pada saat program strata satu.

“Saya sudah mengkaji kelompok-kelompok Islam yang dinilai dan dilabelkan sebagai Radikal, seperti komite persiapan penegakan syariat Islam itu bagian dari kajian skripsi saya ketika itu dan melihat sesungguhnya bagaimana pemikiran yang berkembang bagi kelompok tertentu yang dinilai oleh sebagian orang radikal,”ujarnya.

Dekan Fisip Untad yang juga Pimpinan Utama Media Tadulako ini juga mengatakan, Pada dasarnya Ia ingin membuktikan bahwa sesungguhnya proses radikalisme yang destruktif inilah yang berakibat pada tindakan terorisme. Banyak proses-proses yang sebenarnya positif ingin mengembangkan nilai-nilai Islam, yang mungkin di anggap atau di label sebagai radikal.

“Islam itu rahmat bagi seluruh alam, itu menjadi pengetahuan sangat umum, sehingga kalau ada Islam yang tidak memberikan rahmat apalagi menebar kebencian, jadi yang seperti itu jangan kita masukan dalam label Islam Radikal tapi lebih kepada oknum pemikiran yang memang menginginkan hal-hal negatif dan kebencian,” kata Khairil.

Lanjut Khairil, bahwa buku resolusi konflik ingin memberikan informasi dan juga nilai-nilai edukasi bahwa resolusi komunikasi adalah salah satu alternatif untuk dapat menyelesaikan berbagai persoalan tindak kekerasan termasuk pada tindakan terorisme.

“Dengan mengunakan pendekatan-pendekatan yang lebih komunikatif akan melahirkan sebuah solusi secara persuasif tidak harus dengan kekerasan, tidak harus dengan saling menghakimi, tapi kemudian dengan bahasa yang lebih sejuk, duduk bersama dengan kepala dingin, didialogkan setiap persoalan dan terbuka untuk saling menghargai perbedaan pikiran,” tegasnya.

Adapun pembedah buku yang hadir yakni Koordinator Tim Pembela Muslim Sulteng, Harun Nyak Itam Abu, S.H,M.H., dan di Moderatori oleh Ary Fahry, M.I.Kom. (Afdal)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Advertisement
%d bloggers like this: