Connect with us

Daerah

Capai 91%, PT. Elnusa Terus Rampungkan Kompensasi Seismik

Utustoria , BANGGAI – Saat ini jumlah produksi minyak bumi di Indonesia tidak berjalan lurus dengan jumlah konsumsi nasional. Dengan kondisi tersebut pemerintah memberikan amanah melalui PT. Pertamina EP untuk terus mencari sumber-sumber cadangan baru.

Melalui anak perusahaan yakni PT. Elnusa, saat ini PT. Pertamina EP sedang melakukan survei seismik untuk penelitian lokasi-lokasi yang diperkirakan ada kandungan minyak dan gas buminya. Salah satu blok yang di survei adalah Pesut Mas yang berada di Kabupaten Banggai dan Morowali Utara.


Proses penelitian seimik Pesut Mas ini telah selesai pada awal Desember 2019. sehingga saat ini PT. Pertamina EP melalui PT Elnusa tinggal merampungkan proses pembayaran kompensasi kepada pemilik lahan yang terlintasi aktivitas seismik.

Salah satunya pada Selasa (10/12/2019) dilakukan pembayaran kompensasi di Desa Sidomakmur, proses pembayaran dilakukan di kantor Desa setempat. Serta proses pembayaran ini disaksikan langsung oleh Kapolsek, Danramil dan Camat Moilong.


Humas PT. Elnusa Muhammad Rasyid pada awak media menyampaikan bahwa proses pembayaran ini dilakukan secara transparan dan sesuai data lapangan dengan nilai yang sesuai aturan pemerintah daerah. Selain itu Rasyid juga menambahkan semua data lapangan telah melalui pengecekan dan validasi dari aparat desa, pemilik lahan dan pihak terkait. ” Tetapi jika masyarakat masih mengajukan keberatan silahkan untuk memberitahukan kepada kami, kami akan segera merespon sesuai dengan aturan yang berlaku,” ujar Rasyid.

Lanjutnya, proses pembayaran kompensasi juga dilakukan secara langsung ke masyarakat dan disaksikan oleh aparat kecamatan, polsek, koramil dan aparat desa.

Chief Humas seismik, Bayu Suseno ketika di hubungi mengatakan kompensasi ini sudah dilakukan kepada 66 desa atau 91% dan akan dilanjut ke desa lainya berurutan sesuai dengan data lapangan yang telah selesai terlebih dahulu. ” Jadi kalau ada desa yang belum dibayar dimohon bersabar karena nanti pasti akan dibayarkan,” imbuh pria yang akrab disapa Bayu ini.

Khusus untuk kecamatan Batui, lanjutnya , ada sebanyak 8 desa dan sudah dibayarkan di Desa Kayowa, Honbola, Sisipan, Nonong, Ondo-ondolu-1, Tolando dan Lamo, dan tinggal satu desa yang belum yaitu Desa Bakung. Adapaun Desa Bakung sudah di jadwalkan tanggal 12 Desember 2019”.


Ia nambahkan selama operasi seismik ini sudah berjalan dengan baik, semoga nanti sampai selesai pembayaran juga bisa berjalan dengan baik. Harapanya kedepan bisa ditemukan hasil minyak bumi dari hasil seismik ini sehingga bisa menambah manfaat yang lebih besar untuk masyarakat sekitar. (um)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Advertisement
%d bloggers like this: