Connect with us

Daerah

Dekan Fisip Upayakan Pemulangan 50 Mahasiswa Untad yang Terlantar

Utustoria , PALU – Sekira 50 mahasiswa Universitas Tadulako (Untad) Palu, Sulawesi Tengah, Jurusan Ilmu Sosial dan Ilmu Politik yang mengikuti Pengenalan Praktek Lapangan (PPL) di Bandung dan Jakarta dikabarkan diterlantarkan pihak Perusahaan Jasa Puja Wisata Travel sejak tanggal 20 hingga 23 November 2019.

Saat dikonfirmasi , Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisip) Dr. Muhammad Khairil, S.Ag, M.Si saat ini telah mengupayakan pemulangan 50 mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisip), Universitas Tadulako (Untad) yang mengikuti Praktek Pengenalan Lapangan (PPL) di Bandung dan Jakarta.


“Jadi bagaimana pun mereka mahasiswa kami dari Fisip. Yang kita lakukan sekarang adalah mencari jalan agar anak-anak kita ini bisa berada dan kembali ke Palu dengan selamat,” Ungkap Dekan Fisip, Saat di temui diruang kerjanya, Rabu (27/11/2019).

Seharusnya lanjut dia, yang bertanggungjawab penuh sesuai dengan kesepakatan dengan mahasiswa ada pada pihak travel. kendalanya harga tiket yang mulai naik disaat badget yang travel targetkan dibawah dari standar.

” Namanya mahasiswa kita dimana saja, apapun masalahnya dan kasusunya selagi dia membawa nama Universitas apalagi Fakultas, maka tetap menjadi tanggungjawab Fakultas,” tambahnya.

Saat ini langkah yang diambil yaitu menuntut pihak travel untuk bertanggungjawab dan diberikan ultimatum bahwa paling lambat besok tidak ada lagi mahasiswa yang tinggal di Jakarta.

“Malam ini kurang lebih sudah diberangkatkan sekitar 14 mahasiswa sampai menunggu besok. Jadi upaya kita mendesak travel, kita pun tetap memantau perkembangan anak-anak kita disana terkhususnya penginapan dan makanan mereka dan mudah-mudahan besok kalau lancar tanpa hambatan, InsyaAllah semua mahasiswa bisa kembali ke Palu,” ucap Dekan Fisip ini.

Tidak ada yang menginginkan hal seperti ini. Karena telah terjadi, tidak lagi mencari siapa yang salah dan siapa yang benar. Namun yang paling penting adalah solusi.

” Yang jelas kita sudah mendapat jaminan dari travel mereka menanggung akomodasi dan konsumsi sebelum mahasiswa belum dapat pulang ke Palu, itu yang kita desak dan pihak travel menyetujui hal tersebut.” tegasnya. (Afdal)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Advertisement
%d bloggers like this: