Connect with us

Daerah

Dituding Lakukan PHK Sepihak , PT. BSS Diadukan ke DPRD Banggai

Utustoria , BANGGAI – Sekira 30 orang tenaga kerja di Kecamatan Moilong mengaku tengah megalami pemutusan hubungan kerja (PHK) oleh PT Banggai Sentral Sulawesi (BSS) secara sepihak.

Dari informasi yang berhasil dihimpun media ini menyebutkan awalnya mereka (tenaga kerja) melakukan kontrak dengan durasi waktu selama 6 bulan lamanya atau sejak 1 Juli hingga 31 Desember 2019. Namun pada 24 September para tenaga kerja tersebut tiba-tiba saja di PHK dengan alasan adanya rapat di Kecamatan Moilong dengan hasil kesepakatan akan mengurangi pekerja yang telah kontrak. Sehingga hasil rapat tersebut menjadi acuan pihak BSS.

Merasa tidak puas, sejumlah tenaga kerja tersebut melayangkan surat aduan ke pihak DPRD Banggai khususnya Komisi I untuk dapat menghearing PT BSS.

Manager PT. BSS , Ones saat dikonfirmasi mengatakan pengertian sebenarnya bukanlah sepihak , melainkan atas dasar kesepakatan pemerintah desa yang ingin melakukan perolingan tenaga kerja.

Terkait hearing , Ones membenarkan hal tersebut . Bahkan dirinya mempersilahkan agar masalah ini ditindaklanjuti ke Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) jika mereka (pekerja) merasa dirugikan. “BSS siap melayani, BSS dalam hal ini menjalankan yang dibangun oleh Pemerintah Desa,”tutur Ones.

Ia menambahkan , masalah naker terlalu banyak keterlibatan Desa dan Pemerintah Kecamatan, sehingga terjadi perolingan atau pergantian tenaga kerja. Dan semua ity adalah permintaan kepala desa.

” BSS tetap pada keputusan, bila mana hasil rapat, serta pertemuan yang disepakati di desa tidak dapat dijadikan acuan, maka kami siap melayani tuntutan sampai ke Pengadilan Hubungan Industrial. Karena bagi kami tidak ada kesalahan yang kami lakukan. Untuk membuktikan kalau BSS atau perusahaan kami salah maka harus ada keputusan dari pengadilan. Bukan wacana atau argumentasi saja,” pungkasnya. (um)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Advertisement
%d bloggers like this: