Connect with us

Pendidikan

IAIN Palu Bakal Beralih Jadi UIN Pada 2020 Mendatang

Utustoria , PALU – Pada 2020 mendatang Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu siap beralih menjadi Universitas Islam Negeri (UIN) Palu, sesuai dengan program Kemenag RI dalam rencana pembangunan jangka menengah nasional tahun 2020 sampai 2024 yakni peningkatan status PTKIN dari IAIN menjadi UIN.

“Prioritas pada provinsi yang potensial IAIN Palu berada di Ibu Kota Provinsi dan dianggap potensial perkembangan mahasiswa dari tahun ke tahun,” ucap Rektor IAIN Palu Prof.Dr.H.Sagaf S.Pettalongi, M.Pd, di ruangan kerjanya, Selasa (26/11/2019).

Kata Prof. Sagaf S.Pettalongi, setelah melalui proses sejak bulan Mei sampai September pihaknya telah beberapa kali melakukan presentasi 11 IAIN beralih ke UIN 9 diantaranya lolos termasuk IAIN Palu.

“Jadi IAIN Palu sudah lolos dari hasil penilaian tim asesor yang dibentuk oleh Dikti Perguruan Tinggi Agama Islam,” bebernya .

Dalam UU Pendidikan Tinggi dibagi beberapa komponen seperti akademik, politeknik, sekolah tinggi, institut, dan universitas, maka hak penyelenggaraan pendidikan berbeda, sekolah tinggi penyelenggaraannya yaitu disiplin ilmu, institut rumpun ilmu, kalau universitas menyelenggarakan berbagai macam rumpun ilmu .

“IAIN Palu berubah menjadi UIN Palu karena tuntutan masyarakat, kita tau di Sulawesi Tengah ini Perguruan Tinggi baru satu Universitas Tadulako, sehingga daya tampung masyarakat tentang pendidikan dengan berbagai macam jurusan itu masih relatif terbatas, hal tersebut menjadi faktor dari anak-anak di berbagai kabupaten melanjutkan kuliah di luar Sulawesi Tengah,” ungkap Sagaf.

Dengan hadirnya nanti IAIN Palu menjadi UIN Palu kita sudah diberikan mandat juga membuka fakultas dan prodi-prodi umum, sehingga masyarakat Sulawesi Tengah khususnya generasi muda yang mau melanjutkan studi ada ruang yang terbuka jadi aksesibilitas pendidikan itu bisa terbuka bagi masyarakat, tambahnya.

“Memang civitas akademik IAIN Palu bercita-cita kearah itu, cita-cita itu kenapa perlu di wujudkan karena kita ingin mengembangkan konsep Islam Moderat, Islam Moderat dalam pemahaman kita adalah Islam yang ramah, Islam Pertengahan, Islam yang menghargai perbedaan” ujarnya.

Salah satu biangnya unsur radikalisme diberbagai tempat khususnya Sulawesi Tengah karena pemahaman keagamaan yang kurang, luaran-luaran sekolah umum itu rata-rata pemahaman keagamaannya sederhana atau terbatas, ketika masuk di perguruan tinggi ikut berbagai macam organisasi itu mudah untuk di pengaruhi sehingga muncullah gerakan-gerakan yang ekstrim dan radikal .

“Ketika kita menjadi UIN, maka kita memiliki basic dasarnya itu adalah pendidikan tinggi keagamaan, biar nanti kedokteran, kesehatan masyarakat, harus belajar tafsir, hadits, fiqih, dengan begitu pemahaman keagamaan nanti akan lebih luas, kita bisa meminimalisir paham-paham radikal yang muncul karena kurangnya pemahaman terhadap keagamaan” jelasnya.

Olehnya, Tanggal 12 Desember 2019 mendatang, jika tak ada perubahan tim verifikasi akan turun, memverifikasi proposal yang sudah dikirim IAIN Palu untuk mencocokkan dengan data-data yang dimuat dalam proposal dengan data lapangan. Kemudian akan menyeberang ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia (Kemenpan RB), untuk mengkaji karena ada perubahan ortaker seperti struktur fakultas dan terkait penganggaran, sesudah itu ke Menteri Keuangan dan lanjut ke Presiden. (Afdal)

Continue Reading
1 Comment

1 Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Advertisement
%d bloggers like this: