Connect with us

Daerah

Isu WNA Asal Prancis Terjangkit Virus Corona di Sulteng Hoax

Foto : istimewa

Utustoria, PALU – Terkait dengan isu seorang turis asal Prancis yang diduga terkena virus corona yang sedang dirawat di Rumah Sakit Ampana dan akan dirujuk kerumah sakit Undata Palu, seperti yang diberitakan beberapa media pada hari Jum’at (28/2) kemarin sangat menghebohkan masyarakat Sulawesi Tengah.

Berdasarkan informasi yang dilansir dari media KabarSelebes.id, WNA itu memiliki suhu tubuh 37 derajat celcius. Karena keluhan itulah, maka informasi beredar pasien itu terindikasi corona. WNA itu dilarikan ke Rumah Sakit Ampana untuk menjalani observasi.

Kepala Rumah Sakit Umum Ampana dr Niko yang dikonfirmasi membantah adanya isu yang menyebut WNA asal Prancis itu terpapar virus corona. Menurut dr Niko, pasien itu dia yang menjemput dari Togean karena dihubungi oleh pemilik cottage.

“Saya yang menjemput WNA itu setelah dihubungi oleh pemilik cottage bahwa ada WNA yang menderita demam dan diare. Saya lalu menjemput dan membawanya ke RSUD Ampana,” jelas Niko jumat (28/2/2020).

Setelah diperiksa di RSU Ampana kata Niko, pasien itu tidak ada gejala virus Corona. Pasien itu hanya diare dan dehidrasi yang menyebabkan demam. 

“Setelah kami periksa dia hanya diare demam yang disebabkan oleh dehidrasi. Jadi tidak benar pasien itu terpapar corona,” kata Niko.

Menurut Niko, pasien itu mwmiliki riwayat berpergian dari Thailand 6 januari hingga 3 februari 2020, Malaysia 4 februari sampai dengan 11 februari 2020. Dia masuk Indonesia melalui Jakarta pada tanggal 12 februari ke Makassar. Pernah dirawat di Makassar karena sakit perut. Dia jalan darat mampir di toraja, poso lalu touna.

“Jadi tidak ada riwayat bepergian ke China atau wilayah yang terpapar covid. Hasil lab dan rontgen tidak menunjukkan suspect COVID 19. Tapi kami tetap akan melakukan observasi selama 14 hari di RSUD Luwuk,” tandas Niko.

Dia mengimbau masyarakat untuk tidak panik dan termakan isu adanya corona di Sulawesi Tengah.(abdee)

Sementara itu berdasarkan salah satu Dokter yang sedang bertugas di ruang IGD Undata membenarkan sampai saat ini belum ada pasien yang terjangkit virus corona dirujuk ke Undata.

“Sampai sekarang ini, belum ada kabar atau pasien dari Ampana yang akan dirujuk ke Undata,” ujarnya.

Misalnya kalau ada pasien dari Rumah Sakit dari daerah lain, itu juga melalui Sistem Informasi Rujukan Terintegritas, itu sebagai informasi rujukan dari RS daerah lain ke RSUD Undata.

Sistem Informasi Rujukan Terintegritas itu adalah sistem rujukan antara rumah sakit se Provinsi Sulawesi Tengah. Jadi sebelum merujuk pasien akan di Informasikan melalui kisrut.

“Pastinya RSUD Undata sampai sekarang ini belum menerima informasi pasien yang masuk dalam rujukan soal virus corona,” jelas Dokter yang tidak mau disebut namanya ini. (Hajir)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Advertisement
%d bloggers like this: