Connect with us

Daerah

Kader LS-ADI Kedapatan Bawa Sajam, Ruly : Ini Murni Tidak Sengaja

Utustoria , PALU – Ketua Umum Lingkar Studi Aksi dan Demokerasi Indonesia (LS_ADI) Ruly S. Salim angkat bicara terkait lima (5) kader LS ADI yang diamankan di Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah (Polda Sulteng) karena membawah barang senjata tajam (Sajam), Senin,(18/11/2019).

Hal itu, kata Ruly murni ketidaksengajaan dan tidak ada kaitannya dengan persoalan Habib Sadiq Al Habsyie seperti yang sudah beredar diberbagai media.

“Sebenarnya apa yang telah tersebar dimedia itu tidak seperti dengan apa yang sebenarnya, saya perintahkan teman-teman lima orang ini untuk datang di Polda, tidak lain tujuannya yaitu untuk audiens bersama Kapolda terkait dengan kegiatan seminar nasional yang kami agendakan di Untad membahas mengenai Radikalisme dan pelanggaran Ham di Indonesia. Itu sebenarnya yang menjadi tujuan teman teman datang Ke Polda, tidak ada kaitannya dengan persoalan Habib Sadig Al Habsyie, nah setau saya itu Habib Sadig datang Kepolda itu sekitar jam 1 (satu) siang, sedangkan teman teman ini datangi polda sekitar jam 9 ,” Ungkapnya saat ditemui di Polda Sulteng, Senin (18/11/2019) .

Ketua Umum LS-ADI ini juga menjelaskan, mengenai barang tajam yang ditemukan pihak Kepolisian dibawah oleh salah satu Kadernya, itu murni ketidakseengajaan dan tidak ada unsur kejahatan sedikitpun.

“Kebetulan dua kader tadi malam pergi memancing untuk cari ikan dilaut, pisau yang mereka bawah ini disimpan didalam tas salah satu Kader, pada saat pagi saya suda bangunkan mereka lima orang ini sekitar Jam 08. 00 Wita langsung saya perintahkan Kepolda, terkait pisau yang mereka bawah ini, itu murni tidak disengaja karena memang terkesan buru buru karena tidur lambat semalam sehingga tidak ada diperiksa kembali tas, tidak mungkin ada niat mereka bawah pisau kesana, sama halnya mau cari mati dengan bermodalkan pisau dapur, mereka itu mahasiswa semua,” imbuhnya .

Ruly juga menambahkan, lima kader LS-ADI ini sudah diperbolehkan pulang kerumah masing masing oleh Petugas, yang sebelumnya diperiksa di bagian Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sulteng.

“Teman teman kader suda di perbolehkan pulang kerumah oleh pihak Kepolisian, dari kelima orang kader, sebelumnya empat orang suda diperiksa dan di pulangkan sekitar pukul 15. 00 Wita, yang tersisa itu untuk diperiksa lebih lanjut sisa 1 (satu) orang yang kebetulan kedapatan barang tajam ditasnya itu, lanjut diperiksa dan setelah mendapat arahan dan masukan dari pihak Ditreskrimum suda diperbolehkan pulang juga sekitar pukul 15.00 Wita,” ujarnya .

Dari kejadian tersebut, Ruly juga menekankan kembali bahwa kejadian ini tidak ada kaitannya dengan persoalan Habib Sadig, apalagi dikait kaitkan dengan kasus penistaan agama.

“Saya merasa lucu juga pada saat dikait kaitkan dengan kasus penistaan agama, coba cari tau di Polda ada tidak kasus penistaan agama yang dilakukan Habib Sadig, saya yakin ini hanya kesalahpahaman informasi saja,” tuturnya.

Informasi perkembangan terakhir hasil pemeriksaan Subdit III Jatanras Ditreskrikum Polda Sulteng terhadap Lima Mahasiswa yang diamankan tadi, Empat orang sudah dipulangkan yaitu : ALM(23) Tahun, SF (21) Tahun, MT (20) Tahun, SK (23) Tahun.

HS (21) Tahun yang kedapatan membawa Benda Tajam (Pisau Dapur saat digeledah petugas Piket Penjagaan) Dari hasil pemeriksaan secara intensif oleh Penyidik Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sulteng HS diperintahkan untuk Wajib lapor, mengingat YBS tidak mempunyai catatan Kriminal, tidak terkait dengan jaringan Terorisme , Premanisme atau kejahatan lainnya. (Hajir)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Advertisement
%d bloggers like this: