Connect with us

Daerah

Kapolda Bakal Tindak Tegas Pelaku dan Oknum Yang Bekingi Tambang Ilegal di Sulteng

Kapolda Sulteng kepada sejumlah wartawan, usai meresmikan mesjid Mako Polda Sulteng, Jum'at (28 /2 /2020). [Muhajir MJ Saaban/Utustoria]

Utustoria, PALU – Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah (Kapolda Sulteng) Irjen Pol Syafril Nursal akan berkomitmen dan berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah untuk menindak tegas penambang ilegal dan oknum yang membekingi penambang di wilayah Sulawesi Tengah.

“Sekarang kami sementara berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah, bagaimana kemudian untuk menindak dan menghentikan tambang tambang liar itu, biar tidak menjadi sumber perkelahian antar warga,” ucap Kapolda Sulteng kepada sejumlah wartawan, usai meresmikan mesjid Mako Polda Sulteng, Jum’at (28 /2 /2020).

Syafril menyampaikan, siapapun oknum penambang ilegal ataupun oknum yang ada dibelakang membekingi penambang yang tidak sesuai dengan prosedur dan aturan perundang-undangan akan diproses hukum.

“Pengelolaan tambang itu ada ketentuan dan prosedurnya bagaimana pengelolaannya, saya suda perintahkan Polres jajaran diwilayah tersebut untuk bagaimana menangani itu dengan baik,” ujarnya.

“Kemudian kita lihat juga pada dampak lingkungannya, tentunya harus ada pengelolaan yang baik, agar tidak merugikan Negara dan khususnya merugikan masyarakat luas,” tambahnya.

Syafril menanggapi terkait kasus penganiayaan yang terjadi baru baru ini antar penambang di Dusun Dongi Dongi Kabupaten Poso.

“Berdasarkan informasi yang kami dapatkan, bahwa pemicu penganiayaan tersebut, itu terkait bagi hasilnya yang tidak merata, sehingga terjadi perkelahian. Saat ini para pelaku suda ditangkap sementara diproses, itu terus akan di dalami, dan kalau adalagi yang melanggar, siapa pun dia, itu perbuatan pidana, tidak ada alasan apapun kita akan proses,” ungkapnya.

Lanjut Syafril, dalam menindaki tambang tambang ilegal tidak bisa hanya Polisi sendiri, namun butuh partisipasi dan kesadaran dari masyarakat serta kerja sama dengan pihak terkait.

“Karena yang menambang itu kan masyarakat juga, mereka cari makan disitu, ini harus di fikirkan bersama dengan pemerintah memberikan solusi terkait itu, ini harus ada solusinya, saya juga menghimbau kepada masyarakat agar ada kesadaran dari diri masing-masing, tidak melakukan penambangan liar, karena itu berdampak pada perkelahian,” tutupnya. (Ajir)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Advertisement
%d bloggers like this: