Connect with us

Ekonomi

Komisi II Panggil Disperindag Banggai Terkait Pembangunan 3 Pasar

Pembangunan pasar rakyat di Desa Sindangsari Kecamatan Toili Barat yang hingga saat ini belum juga rampung, Selasa (21/01/2020). (Foto: Marhum/Utustoria)

Utustoria, BANGGAI – Pembangunan pasar di tiga wilayah di Kabupaten Banggai yang dilaksanakan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) di 2019 dinilai bermasalah.

Pasalnya, pembangunan pasar tepatnya di Kecamatan Pagimana, Toili Barat dan Simpang Raya ini menuai keterlambatan penyelesaian hingga menyebrang tahun 2020.

Seperti Pasar Sindangsari di Kecamatan Toili Barat hingga saat ini masih dalam tahap dikerjakan oleh CV Algaisa Utama dengan besar anggaran Rp. 3.6 Milliar lebih.

Anggota Komisi II DPRD Banggai, Syarifudin Tjatjo mengatakan pada minggu lalu tepatnya sejak 7 Januari 2020, pihaknya telah turun ke lokasi pembangunan pasar. Dalam kegiatan itu, progres pembangunan pasar baru sekisar 50 hingga 70 peresen, dan yang paling memprihatinkan adalah pasar Pagimana yang baru capai 50 persen.

Atas dasar itu, Komisi II DPRD Banggai memanggil Disperindag Banggai terkait mempertanyakan 3 pembangunan pasar tersebut diruang rapat dengar pendapat khusus DPRD Banggai.

Terpisah, Anggota Komisi II DPRD Banggai Ibrahim Darise mengatakan kondisi seperti ini sangat memprihatinkan. Betapa tidak, dengan situasi ini, penambahan waktu penyelesaian dianggap percuma sebab tidak akan dapat diselesaikan.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Banggai Hasrin Karim menjelaskan keterlambatan pembangunan pasar tersebut karena menggunakan anggaran yang bersumber dari Kementerian Perdagangan yang dialokasikam pada 2019 kemarin yang dikucurkan pada 5 Agustus 2019 serta DIPA turun pada 30 September.

Dari hal itu, lanjut Hasrin Karim, barulah turun kontrak. Sedangkankan ketiga pembangunan pasar tersebut memiliki tinggkat kontruksi yang cukup sulit. Ia juga menjelaskan bahwa pelaksana project pembangunan pasar telah bersedia menyelesaikan proses pembangunan hingga 30 Januari 2020 dengan menandatangi surat pernyataan.(um)

Advertisement
%d blogger menyukai ini: