Connect with us

Nasional

Komisi V Cek Kesiapan Tol Manado-Bitung Hadapi Nataru

Utustoria , MANADO – Menjelang libur hari raya Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 (Nataru), Komisi V DPR meninjau secara langsung pembangunan Tol Manado-Bitung yang akan dibuka secara fungsional saat libur Nataru. Ketua Komisi V DPR Lasarus menerangkan, Tol Manado-Bitung yang saat ini masih dalam tahap pembangunan, sudah terdapat beberapa jalur yang siap dilewati masyarakat Sulawesi Utara untuk berlibur saat Nataru, mengingat sebagian besar masyarakat Manado merayakan hari Natal.

“Yang sudah bisa difungsikan kita fungsikanlahdan kedatangan kami ke sini memastikan bahwa jalan ini layak untuk dipakai dalam rangka menyambut Natal dan Tahun Baru. Kita ketahui di Sulut sini kan mayoritas merayakan Natal dan mudah-mudahan arus yang nanti menggunakan jalur tol ini bisa turut mempermudah dan memperlancar pra natal dan tahun baru di Sulut,” ujar Lasarus usai memimpin Tim Kunjungan Kerja Komisi V DPR RI meninjau kesiapan Tol Manado-Bitung, Sulawesi Utara, Rabu (18/12/2019).

Legislator dapil Kalimantan Barat II ini menjelaskan, panjang jalur bebas hambatan yang akan difungsionalkan saat Nataru sepanjang 25 kilometer. Menurutnya secara keseluruhan tol Manado-Bitung sudah siap dibuka dan dilewati masyarakat, ia pun berharap pada Januari 2020 tol tersebut sudah dioperasikan secara resmi. Namun, sebelum dioperasikan, Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) harus terlebih dahulu memenuhi Standar Pemenuhan Minimal (SPM) jalan tol, sehingga aman dan nyaman untuk dilewati masyarakat.

“Saya pikir semua sudah siap. Sebetulnya ya, dan mudah-mudahan Januari 2020 sudah bisa dioperasikan. Untuk rest area dan pencahayaan tentu kami kalau malam belum lihat ya, namun menurut keterangan listrik sudah siap dan tentu kita harapkan tol ini berfungsi dengan mengacu pada kaidah-kaidah standar nasional jalan tol kita untuk bisa difungsikan. Maka seluruh yang diperlukan terkait dengan keamanan jalan tol tentu kita harapkan semua sudah terpasang dengan baik sehingga ini bisa difungsikan,” jelas politisi PDI-Perjuangan itu.

Diketahui saat ini pembangunan Tol Manado-Bitung belum sepenuhnya terselesaikan. Hal ini disebabkan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) masih mengalami beberapa hambatan salah satunya pembebasan lahan. Terdapat tujuh titik di ruas jalan tol menuju Bitung yang masih dalam proses pembebasan lahan. Untuk menyelesaikannya, Lasarus berpendapat perlu ada kerja sama antara pemerintah daerah dan masyarakat serta para pemilik tanah yang dilalaui jalun tol.  

“Kami harap Pemda membantu pihak pelaksana di sini dengan Bina Marga untuk sekiranya segera menyelesaikan persoalan terkait pembebasan lahan. Karena tidak mungkin pekerjaan itu bisa terselesaikan kalau pembebasan lahannya tidak selesai. Nah ini perlu kerja sama antara Pemerintah dan tentu juga masyarakat dan pengertian dari pihak pihak yang memiliki hak dari tanah yang dilalui jalan ini,” tegas Lasarus.

Terkait besaran tarif Tol Manado-Bitung yang saat ini belum ditetapkan, Lasarus berpendapat akan ada penyesuaian hitung tarif antara pihak pemegang konsesi dengan PT. Jasa Marga dan BPJT. Kepala BPJN Manado XV Triono Junoasmoro pun menjelaskan jika akan dikenakan bebas biaya saat dibuka secara fungsional dan ke depannya pembayaran tol akan menggunakan kartu prabayar (uang elektronik). “Dan yang paling penting nanti pengoperasiannya ini tanpa menggunakan cash, masih free, tapi tetap menggunakan kartu e-toll dan nanti kita siapkam di sini,” ujar Triono.

Sumber : http://dpr.go.id/berita/detail/id/27018/t/Komisi+V+Cek+Kesiapan+Tol+Manado-Bitung+Hadapi+Nataru

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Advertisement
%d bloggers like this: