Connect with us

Hukumkriminal

Lancarkan Aksi Curat Pecahkan Kaca Mobil Ajudan Bupati Parimo, 2 Pria Berhasil Diringkus Polisi

Utustoria , PALU – Dua orang pria pelaku pencurian berhasil dilumpuhkan dengan tima panas oleh kepolisian, setelah berhasil melancarkan aksinya memecahkan kaca mobil milik anggota Direktorat Pengamanan Objek Vital (Ditpamobvit) Polda Sulteng yang juga sebagai ajudan pribadi (Adc) Bupati Parigi Moutong.

Kabidhumas Polda Sulteng melalui Kasubbid Penmas, Kompol Sugeng Lestari menyampaikan, pelaku berjumlah dua orang tersebut kurang dari lima jam berhasil diringkus Tim Resmob Polda Sulteng dan Polres Palu.

Pelaku yang diketahui berinisial AN (26) Dan IK (32) melancarkan aksinya dijalan Ponegoro pada hari Senin (6/1/2020) sekitar pukul 18.55 Wita.

“Kedua pelaku memecahkan kaca mobil milik anggota Ditpamobvit Polda Sulteng yang juga adc Bupati Parigi Moutong, kedua pelaku berhasil membawa kabur satu buah tas yang berisi uang tunai Rp 1 juta, buku tabungan dan satu pucuk senpi revolver,” Ungkapnya melalui siaran persnya, di Mako Polda Sulteng, Selasa (7/1/2020).

Kemudian. Lanjut Sugeng, setelah melakukan olah TKP dan mengumpulkan informasi dari berbagai sumber serta adanya petunjuk yang ada, tim langsung mendatangi dan melakukan pengepungan disalah satu asrama mahasiswa di Jalan Selar Palu Barat.

“Pelaku yang bersembunyi didalam asrama, telah diberikan tembakan peringatan oleh petugas, namun pelaku mencoba untuk kabur dengan loncat dari lantai dua, petugas pun yang sudah bersiaga dengan sigap berhasil melumpuhkan pelaku dengan tima panas,” tegas Sugeng.

“Dari tangan pelaku AN (26) Dan IK (32) petugas berhasil amankan satu pucuk senpi revolver S W lengkap dengan lima butir amunisi, satu buah laptop asus, dua buah HP nokia, satu unit obeng dan satu unit Honda Revo,” tambah Sugeng.

Sugeng juga mengungkapkan, dari pengakuan Pelaku diketahui sudah tiga kali melakukan pencurian yaitu di Jalan Dewi Sartika, Jalan Bantilan dan Jalan Diponegoro Palu. Terhadap tersangka akan dijerat pasal 363 KUH Pidana dengan ancaman lima tahun penjara.

“Kepada masyarakat hendaknya tidak meninggalkan tas yang berisi barang berharga didalam mobil karena kaca mobil mudah sekali dipecahkan oleh oknum yang sudah profesional,” tutup Sugeng. (Hajir)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Advertisement
%d bloggers like this: