Connect with us

Daerah

LBH Sulteng kritisi Pelanggaran Parkir di sekitar Bank Sulteng Kota Palu

Utustoria , PALU – Lembaga Bantuan Hukum Sulawesi Tengah (LBH SULTENG) mengkritisi pihak yang berwenang terkait kurangnya penindakan wilayah tertib lalulintas (WTL) atau wilayah bebas parkir disekitar Bank Sulteng yang dijadikan tempat parkir oleh pemilik kendaraan. Alhasil padatnya parkiran kendaraan di bahu Jalan Hasanudin dan Jalan Togean Kota Palu mengakibatkan jalan semakin sempit.

Deputi LBH Sulteng, Rahman mengatakan, parkir dibahu jalan apalagi diarea yang dipasangi tanda Rambu dilarang Parkir adalah sebuah pelanggaran nyata.

“Yang terjadi disekitar Bank Sulteng adalah parkir diarea dilarang parkir dan di tikungan jalan, itu jelas pelanggaran nyata,” Ungkap Rahman, di Palu, Kamis (5/12/2019) .

Hal ini menurutnya jelas bertentangan dengan Undang undang No 22 Tahun 2009 tentang Lalulintas dan Angkutan Jalan raya, pada dasarnya setiap orang dilarang memanfaatkan ruang manfaat jalan yang mengakibatkan terganggunya fungsi jalan. Terganggunya fungsi jalan ini misalnya parkir kendaraan untuk keperluan lain selain dalam keadaan darurat.

“Banyak masyarakat mengelukan keberadaan mobil yang parkir di sekitar Bank Sulteng itu,kabarnya kebanyakan milik pegawai Bank dan para Nasabahnya, selain membuat jalan semakin sempit juga membuat semberawut lalulintas disekitar tugu nol kota Palu itu,” kritiknya.

“Parahnya,kendaraan Parkir dibahu Jalan disekitar Bank Sulteng memenuhi kiri kanan bahu Jalan Hasanudin dan Jalan Togean,bahkan Trotoar dipakai parkir Motor “ tambahnya.

Oleh karena itu, LBH Sulteng meminta pihak yang berwenang untuk dapat melakukan penertiban khususnya penggunaan Badan Jalan serta bahu Jalan untuk tempat Parkir kendaraan. Selain di sekitaran Bank Sulteng dijalan Hasanudin,parkir liar yang memakai badan jalan masih banyak dijumpai di Jalan dalam Kota Palu.

“Kami meminta Dishub Kota Palu bersama Polres Palu untuk menertibkan parkir liar tersebut,apalagi lokasinya ditengah kota dan ada Rambu dilarang parkir,jangan sampai ada anggapan pembiaran oleh pemerintah ,” tegasnya. (Hajir)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Advertisement
%d bloggers like this: