Connect with us

Biografi

Mengintip Perjalanan Karir Anwar Hafid : Dari Kepala Desa Hingga Aleg DPR RI

Utustoria – Butuh waktu yang cukup lama , perjalanan Anwar Hafid untuk menjadi anggota Legislatif DPR RI Daerah Pilih Sulawesi Tengah ternyata tidak semudah membalikan telapak tangan.

Pria Kelahiran Wosu , pada 14 Agustus 1969 ini memiliki riwayat pekerjaan yang cukup panjang dan terstruktur. Hal tersebut membuat pria asal Fraksi Demokrat ini berhasil duduk dikursi panas Senayan Jakarta.

Sebelum membahas soal riwayat pekerjaan , Pria asal Morowali ini memiliki riwayat pendidikan yang cukup mempuni seperti yang dihimpun melalui dpr.go.id. Yakni , SDN WOSU Tahun 1976 – 1982 , SLTP 1 BUNGKU Tahun 1982 – 1985, SMAN 1 POSO Tahun 1985 – 1988, Diploma Ilmu Pemerintahan, APDN MAKASAR Tahun 1988 – 1991, S1 Ilmu Pemerintahan, UNHAS Tahun 1994 dan S2 Magister Pemerintahan, UMI.

Dari sejarah perjalanan hidupnya , Anwar Hafid dapat dikategorikan figur yang cukup berpengalaman dalam dunia pemerintahan. Betapa tidak , sebelum duduk menjadi orang nomor satu di Kabupaten Morowali (Bupati) dan menjabat sebagai Legislator di DPR RI , pada sekitar 1992 dirinya hanyalah seorang yang menjabat sebagai Kepala Desa Rante Bala di Kabupaten Luwu. Setelah menjalani sebagai Kades , sekitar tahun 2002 dirinya berhasil naik jabatan sebagai Camat Towuti bagian dari jajaran Pemda Luwu Utara dan pada tahun 2003 menjadi Camat Nuha di Pemda Luwu Timur.

Berselang dua tahun , Anwar berhasil menjabat sebagai Kabag Pemerintahan di Pemda Luwuk Timur serta ditahun 2006 dirinya menjabat sebagai ASS Bidang Pemerintahan.

Tidak lama dari Jabatan ASS Bidang Pemerintahan , akhirnya Anwar Hafid mengikuti pencalonan Bupati Morowali di Provinsi Sulawesi Tengah dan terpilih pada periode 2007 – 2012. Dengan tekad dan keinginan yang besar Anwar Hafid kembali diamanatkan oleh Masyarakat Sulawesi Tengah untuk menjadi Wakil Rakyat di Senayan Jakarta untuk perwakilan Sulteng pada Pileg 2019 kemarin.

Melihat sepak terjangnya yang cukup panjang dalam dunia pemerintahan, yakni sejak tahun 1992 sebagai seorang kepala desa dirinya telah merintis karir hingga bisa medapatkan kercayaan yang besar dari lingkungannya. Meski tak mudah, namun Anwar (sapaan akrabnya) mampu menjalani dengan istiqomah.

Meski belum dapat menikmati lamanya duduk dikursi hangat di gedung Senayan , Nama Anwar Hafid kembali tercumbu dalam kontes Pilkada Sulteng. Dan dibuktikan dengan pendaftarannya di partai Gerindra beberapa waktu lalu.

Terlebih , belum lama ini Hidayat Lamakarate yang juga akan mencalonkan dirinya sebagai Calon Gubernur menyebut bahwa Anwar Hafid akan menjadi pasangannya (Cawagub) pada Pilkada 2020 mendatang.

Benar atau tidak , Cagub atau Cawagub , apakah Anwar Hafid akan kembali menorehkan keberhasilannya pada Pilkada Cagub dan Cawagub Sulteng?

Mari kita nantikan bersama pada 2020 mendatang.





Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Advertisement
%d bloggers like this: