Connect with us

Daerah

Menjaga Keragaman Bangsa , Djemmy : Sambut Pilkada 2020 Dengan Damai dan Sejuk

Utustoria , BANGGAI – Pesta demokerasi Pemilihan Kepala Daerah (Pemilukada) terhitung masih 9 (sembilan) bulan lagi. Namun dinamika politik di Kabupaten Banggai saat ini kian bergeliat. Wacana figur calon kepala daerah hingga pasangan calon dan koalisi partai politik mewarnai konstalasi politik akhir akhir ini.

Tak bisa dipungkiri, fenomena tersebut dapat memicu konstalasi dan gelombang dinamika politik di daerah. Oleh karena itu, Ketua Majelis Pimpinan Cabang MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Banggai, Djemmy Najoan, mengimbau kepada semua pihak untuk menghadapi kontestasi Pilkada 2020 dengan damai dan sejuk.

“Mari kita jaga berbagai macam keragaman ini, sebagai suatu kekuatan yang dimiliki oleh bangsa ini, dan lebih khusus oleh daerah ini. Mari kita sambut Pilkada dengan riang gembira,” kata Ketua MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Banggai, Djemmy Najoan, saat memberikan arahan jajaran pengurus MPC PP Kabupaten Banggai, Selasa (24/12/2019).

Djemy mengatakan, masyarakat tidak perlu terprovokasi dengan berbagai isu yang bermuatan suku ras dan agama, atau menjadi bagian dari pihak yang menyebarkan isu yang berbau perpecahan itu.

Karena menurut dia, seluruh warga negara berkewajiban menjaga kebersamaan dan kedamaian, demi keutuhan daerah, dan NKRI sebagai implementasi atas nilai nilai pancasila dan kebinekaan.

Menurutnya, Pilkada adalah sebuah system yang diatur oleh konstitusi Negara, dalam rangka menjamin hak hak masyarakat untuk ikut berkompetisi dalam hajatan politik.

“Makanya kita himbau untuk tetap menjaga keutuhan. Kerena siapapun yang akan tampil adalah putra dan putri terbaik yang dimiliki oleh daerah ini,” pungkasnya.

Djemmy mengatakan, konstalasi politik di daerah belakangan ini mulai memanas, terutama yang terlihat melalui berbagai wacana dan isu yang berkembang di media sosial.

Ia berharap tanggung jawab untuk mewujudkan keamanan dan ketertiban daerah, tidak saja diserahkan sepenuhnya kepada kepolisisan dan TNI semata, melainkan warga masyarakat juga perlu berperan dalam menjaga stabilitas keamanan itu.

Masyarakat harus menjaga keberadaan kota Luwuk sebagai sebuah kota yang indah dan bersih, dengan suasana kerukunan dan kebersamaan yang begitu kuat, agar tidak terganggu dengan dampak pelaksanaan Pilkada yang tidak terkontrol.(*/um)

Advertisement
%d blogger menyukai ini: