Connect with us

Daerah

Minggu ini, Dana Stimulan Kembali Disalurkan Lewat Buku Rekening Warga yang Terverifikasi

Foto Istimewa

Utustoria, PALU – Pemerintah Kota Palu melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palu, minggu ini akan kembali menyalurkan dana stimulan melalui pemberian buku rekening kepada warga penerima yang berhak dan telah terverifikasi melalui TP4 Kota Palu.

Kepala BPBD Kota Palu, Ir H Singgih Budi Prasetyo menyampaikan, bahwa pelaksanaan penyaluran dana stimulan melalui pemberian buku rekening kepada warga yang berhak menerima telah dilaksanakan di kecamatan Tawaeli belum lama ini dan segera menyusul lagi di tujuh kecamatan lainnya.

“Sebanyak 1134 KK telah tersedia buku rekeningnya dan penyalurannya sementara berjalan baik pada saat penyerahan di asrama haji dan di kecamatan tawaeli hingga di kecamatan lainnya yang segera terlaksana pada minggu ini,” kata Kepala BPBD, Senin (10/3/2020).

Sebanyak 1340 kk penerima dana stimulan juga segera menyusul untuk diserahkan karena saat ini prosesnya sudah naik di keuangan tinggal segera dibukakan buku rekening untuk secepatnya disalurkan kepada warga penerima.

“Ada 1.134 KK yang tersedia buku rekeningnya dan penyalurannya berjalan. Sedangkan1.340 KK sementara proses pembukaan rekening di bagian keuangan,” ungkapnya.

Ia juga mengatakan, warga yang telah dikunjungi oleh tim TP4 dan telah diproses administrasi dalam pembukaan buku rekening tidak perlu resah sebab dalam mimggu ini BPBD Kota Palu segera membagikan buku rekening bank sesuai dengan jumlah warga yang telah tervalidasi dengan baik.

Lebih jauh dikatakannya bahwa tujuan akhir dari dana stimulan ini diberikan adalah untuk memperbaiki rumah masyarakat yang terdampak bencana tanggal 28 September 2018 silam, sehingga bisa ditempati dengan baik.

“Kita punya waktu 6 bulan untuk menyelesaikan 38.805 penyaluran dana stimulan berdasarkan SK Pemerintah kota Palu,” terangnya.

Wali kota palu, Drs Hidayat juga menyampaikan agar jangan dihambat penyaluran dana stimulan tahap II ini. “Kalau kita lewat dari jangka waktu 6 bulan yang diberikan, akan susah kita,” ujar Wali kota.

Wali kota juga berpesan kepada masyarakat agar tidak menghilangkan kwitansi-kwitansi pembelian bahan bangunan ataupun lainnya dalam perbaikan rumah.

“Jangan sampai hilang kwitansi itu. Kedepan akan turun dari pihak kejaksaan maupun kepolisian yang akan mengecek itu,” pesan Wali kota. (Hajir)

Advertisement
%d bloggers like this: