Connect with us

Politik

Rakerwil, NasDem Mantapkan Konsolidasi Struktur Menangkan Pilkada Serentak 2020

Rakerwil dalam rangka memantapkan Konsolidasi struktur untuk memenangkan Pilkada 2020. Kegiatan tersebut digelar di Hotel Santika Kota Palu, Sabtu (29/2/2020). [Muhajir MJ Saaban/Utustoria]

Utustoria, PALU – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Sulawesi Tengah menggelar Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil), dalam rangka memantapkan Konsolidasi struktur untuk memenangkan Pilkada 2020. Kegiatan tersebut digelar di Hotel Santika Kota Palu, Sabtu (29/2/2020).

Ketua DPW NasDem Sulteng Atha Mahmud menyampaikan, salah satu yang pembahasan pada Rakerwil kali ini yaitu pembahasan terkait Konsolidasi struktur dalam menghadapi pilkada serentak tahun 2020.

“Jadi kita ingin memastikan bahwa Partai NasDem itu strukturnya harus sampai ditingkat desa, makannya setiap ketua DPD di 13 Kabupaten kota, akan memberikan laporan, setelah itu akan kita evaluasi apa yang harus kita lakukan, membenahi struktur kita, ini adalah upaya kita agar Partai NasDem menang di setiap wilayah yang ikut pilkada,” ungkapnya.

Atha juga mengatakan, yang paling penting dalam Rakerwil tahun 2020 ini, bahwa di 2019 yang lalu partai NasDem Sulteng memutuskan memberi mandat kepada ahmad Ali.

“Dengan adanya beberapa pertimbangan, sehingga mandat kepada beliau harus kita cabut, dan setelah kita cabut itu, kita memberikan kepada Rusdi Mastura dan Ma’mun Amir,” katanya.

Ia menjelaskan bahwa ini adalah salah satu prosesi yang memang harus dilaksakan oleh partai, karena sebelumnya mandatnya ditetapkan oleh Rakerwil maka pencabutan tersebut harus di lakukan juga dalam Rakerwil.

“Ini juga untuk mendapatkan mandat sekaligus legalitas,” tandasnya.

“Yang terakhir itu, kita mendiskusikan bagaimana proses pemenangan kita, bagaimana partai memenangkan calonnya, walaupun ini suda berjalan yang kita lakukan yaitu door to door itu akan kita evaluasi lagi, bagaiaman progresnya, dan agar mengetahui dimana wilayah yang masih lemah,” tambahnya.

Kemudian penyerahan rekomendasi, lanjut Atha saat ini yang akan diberikan SK rekomendasinya itu, baru Rusdi Mastura dan Ma’mun Amir selaku Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur Sulteng dan Aristan selaku Calon Walikota Palu, Husen Habibu dan Paulina selaku Calon Bupati Sigi dan Wakil Bupati Kabupaten Sigi, dan petahana Bupati Tojo Una Una Mohammad Lahay bertarung kembali dikabuten tersebut.

“Penyerahan rekomendasi itu bertahap, jadi yang diberikan SK rekomendasinya ini yang suda keluar rekomendasinya dari DPP, yang lainnya menyusul di bulan Maret atau April, kita juga sementara mensurvei kembali,” singkatnya.

Ahmad M Ali selaku Wakil Ketua Umum DPP Partai NasDem yang membuka sekaligus memberikan arahan politik pada kegiatan Rakerwil tersebut mengatakan, apapun yang menjadi keputusan pada Rakerwil ini tentunya adalah keputusan untuk kepentingan Partai NasDem kedepan.

Adapun rekomendasi dukungan yang telah diterbitkan oleh DPP NasDem dilaksanakan berdasarkan survei dimasyarakat, bukan hasil persepsi partai.

“Semua daerah yang telah kita terbitkan rekomendasi pencalonan itu kita sudah survey, maka NasDem merekomendasikan kandidat untuk bertarung sesuai dengan keinginan dan kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Lanjut Ketua DPR RI Fraksi NasDem ini dalam menghadapi pilkada serentak tahun 2020 di 8 Kabupaten/Kota serta 1 Provinsi, maka NasDem punya kepentingan untuk memenangkan Pilkada secara keseluruhan. Namun, bagaimanapun dibalik tagar kemenangan itu, yang terpenting bagi partai NasDem yaitu bagaimana kita melewati pilkada ini untuk bagaimana para kader memberikan kontribusi menjaga keamanan daerah ini.

“Karena bagi partai NasDem tidak ada artinya kemenangan, jikalau kita meninggalkan permasalahan-permasalahan ataupun menciptakan konflik sosial di Sulteng hanya karena ego berkuasa. Sehingga saya meminta kepada seluruh kader partai NasDem agar dalam berkompetisi mengedepankan asas asas kebersamaan, karena partai NasDem tidak membenarkan politik politik identitas,” tegasnya.

Tambahnya, ketika hal seperti itu terjadi, dirinya selaku wakil ketua umum NasDem tidak segan segan menarik kembali rekomendasi yang suda diberikan.

“Memang partai NasDem punya kepentingan, memenangkan partai NasDem, berupaya memenangkan para calon, itu benar, tapi yang paling terpenting ialah kepentingan nasional yaitu kepentingan rakyat,” tutupnya. (Hajir)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Advertisement
%d bloggers like this: