Connect with us

Daerah

Nelayan Resah, Polres Parigi Moutong Diminta Tindaki Aktivitas Pemboman Ikan

Utustoria , PARIMO – Aktivitas perusakan alam bawah laut di Kabupaten Parigi Moutong Provinsi Sulawesi Tengah yang diduga dengan cara pengeboman (ilegal Fishing) sangat marak, khususnya di Pulau Tomini, Pulau Ongka dan sekitarnya.

Informasi yang diperoleh dari sejumlah nelayan setempat bahwa aktivitas pemboman ikan diwilayah tersebut telah berlangsung lama. Namun aktivitas melanggar hukum itu sempat terhenti karena sempat mendapatkan tindakan oleh pihak yang berwenang. Namun hal tersebut akhir-akhir ini kembali dilakukan oleh sejumlah oknum dan belum ada tindakan oleh penegak hukum.

“Daerah laut yang sering terjadi pemboman itu di pulau Tomini, pulau Ongka, dan sekitarnya, yang mengakibatkan kerusakan pada terumbu karang”, katanya salah satu nelayan yang ditemui Utustoria, Selasa (14/1/2020).

Mereka (nelayan) mengaku aktivitas pemboman ikan hampir setiap hari dilakukan. Sehingganya, dengan aktivitas tersebut, selain merusak biota laut yang ada, juga mempersempit ruang ekonomi masyarakat yang berprofesi sebagai nelayan. Dengan begitu tak sedikit nelayan khususnya juga wilayah Palasa yang resah dengan aktivitas tersebut dan sangat mengharapkan tindakan dari instansi atau penegak hukum.

Menanggapi hal tersebut, Ketua DPRD Parigi Moutong, Sayutin Budianto mengatakan bahwa aktivitas pemboman ikan sangat-sangat melanggar.

“Meminta kerjasamanya pihak APH yakni Polres Parimo untuk melakukan penegakan hukum kepada oknum-oknum pengeboman ikan karena hal tersebut merusak biota laut,” tegasnya. (Afdal)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Advertisement
%d bloggers like this: