Connect with us

Daerah

Pemerintah Diminta Hadir Selesaikan Masalah Debitur Pasca Bencana Sulteng

Utustoria , PALU – Banyaknya debitur yang merupakan korban bencana di Sulawesi Tengah pada 28 September 2018 lalu yang kebingungan untuk membayar angsuran bank ataupun kredit di perusahaan finansial perlu mendapatkan perhatian dan keberpihakan pemerintah terhadap mereka.

Hal itu diungkap oleh Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPR RI Ecky Awal Mucharam pada saat berkunjung di Palu pada Senin (11/11/2019).

Ia mengatakan pasca terjadinya bencana, banyak rumah retak ringan hingga roboh, belum lagi rumah hilang ditelan bumi terkena likuefaksi. “Masalah kredit macet ini harus ada rileksasi dan jika bangunan atau kendaran sudah tidak ada, harus dihapuskan dan dijamin oleh asuransi,” tegasnya.

Hingga saat ini, tambah Ecky, pihak Otoritas Jasa Keuangan (OJK) belum membuat suatu kebijakan khusus yang berafirmasi kepada korban bencana alam. Padalah, menurutnya, banyak skema yang bisa dilakukan dalam penyelesaian masalah utang tersebut. Pihaknya akan membahas bersama pemerintah pusat ini memberikan afirmasi kepada para korban.

“OJK menyerahkan kepada Bank masing masing, tidak ada kebijakan khusus. Padahal negara harusnya hadir di situ, seperti di Aceh dan Yogyakarta. Skemanya banyak, melalui CSR (Corporate Social Responsibility). Masalahnya ini rumah sudah rata dengan tanah, masa masih ditangung terus,” tandasnya.

Advertisement
%d bloggers like this: