Connect with us

Daerah

Pemkot Palu Siapkan Tempat Penangkaran Buaya dan Upayakan Penangkapan B3

Walikota Palu, Drs Hidayat M.Si, Saat Berkunjung Ke Kantor BKSDA Sulteng.

Utustoria, PALU – Pemerintah Kota Palu upayakan solusi keberlanjutan penangkapan buaya berkalung ban (b3) agar terlepas dari penderitaannya, serta menyiapkan tempat penangkaran buaya di lokasi Hutan Kota Kaombona.

Hal ini disampaikan langsung Wali Kota Palu, Drs Hidayat M.Si saat bersilaturahim di Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sulawesi Tengah, belum lama ini.

Hidayat menyebutkan bahwa dalam hal ini penangganan buaya berkalung ban berbagai upaya telah dilakukan, mulai dari kedatangan sejumlah pihak baik dari dalam dan luar negeri yang mencoba menyelamatkan buaya tersebut, namun belum satupun yang menangkapnya.

“Harus ada solusi yang tepat untuk menangkap b3 itu, agar lilitan ban dilehernya selama ini yang membuatnya menderita bisa dilepaskan,” katanya.

Hidayat juga menyampaikan Pemkot Palu telah menyiapkan lokasi penangkaran buaya di kawasan Hutan Kota Kaombona Palu.

“Upaya tersebut dilakukan selain untuk menghindarkan warga dari korban buaya, itu juga sebagai upaya menjaga keberlangsungan hidup buaya di sungai palu. Maka Pemkot Palu, menyiapkan tempat penangkaran di lokasi Hutan Kota Kaombona,” ungkapnya.

“Tak hanya untuk penangkaran buaya namun hewan yang dilindungi juga bisa ditempatkan termasuk juga sejumlah endemik pohon dan tanaman langka yang ada di Sulteng ini,” jelasnya.

Menyikapi hal tersebut, kepala BKSDA Sulteng, Ir H Hasmuni Hasmar M.Si menyampaikan, sangat merespon baik apa yang disampaikan Walikota Palu.

“Ini adalah langkah yang sangat baik dan perlu diapresiasi, sebab tak hanya sekadar menyelamatkan 3b tersebut akan tetapi juga ada solusinya dengan memindahkan buaya tersebut ke tempat penangkaran buaya dilokasi Kutan Kota Kaombona,” tuturnya. (Hajir)

Advertisement
%d bloggers like this: