Connect with us

Hukumkriminal

Salut, Personil Polsek Toili Rela Berjalan Kaki 10 Km Demi Musnahkan Tempat Produksi Miras

Dok : Polsek Toili

Utustoria, BANGGAI – Meski personil Polsek Toili gencar dalam memberantas penyakit masyarakat (Pekat) salah satunya Miras, namun sejumlah pihak ternyata tidak jerah melakoni bisnis haram itu demi kebutuhan hidupnya.

Seperti yang dilakukan Polsek Toili guna menjalankan Ops pekat yang dipimpin langsung oleh Iptu Candra SH , di Desa Mekar Kencana, wilayah Spontan (Perbatasan Mekar Kencana – Tolisu) Kecamatan Toili pada Selasa (4/2/2020) sekira pukul 08.00 Wita, yang memperoleh ratusan liter miras jenis cap tikus ditempat penyulingannya.

Tidak tanggung – tangung, demi menciptakan wilayah yang kondusif, Kapolsek serta anggotanya harus berjalan kaki sejauh kurang lebih 10 Kilometer di Kawasan perkebunan spontan. Meski terasa lelah, saat sampai pada tujuan personil Polsek berhasil menemukan sekira 3 tempat penyulingan (produksi) Cap Tikus yang dilakoni oleh warga setempat.

Mereka yakni, I Ketut Taman Ali (38) dan dua pemilik lainnya melarikan diri. Dengan situasi yang tidak memungkinkan, seluruh barang bukti alat penyulingan pembuatan cap tikud dimusnahkan di TKP.

Lanjut pada pukul 13.00 Wita, Polsek Toili kembali melakukan aksinya diwilayah perkebunan masyarakat Desa Mekar Kencana, alhasil, dalam giat itu, personil Polsek Toili kembali dua tempat penyulingan cap tikus.

Kapolsek Toili Iptu Candra mengatakan pihaknya memusnahkan alat serta bahan pembuatan cap tikus di TKP, mengingat medan yang tidak memungkinkan.

Adapun tersangka serta barang bukti cap tikus siap konsumsi diamankan di Polsek Toili. Dan total jumlah barang bukti cap tikus sebanyak 750 Liter dari 5 TKP yang berbeda di Desa Mekar Kencana. (um)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Advertisement
%d bloggers like this: