Connect with us

Politik

Selektif Memilih Pendamping , Anwar Hafid : Bukan Untuk Menang, Tapi Bagaimana Setelah Menang

Utustoria , PALU – Ketua DPD Partai Demokrat Sulawesi Tengah, Drs. H. Anwar Hafid menyampaikan, terkait menentukan pasangannya (Calon Wakil Gubernur) untuk maju sebagai Cagub dan Cawagub Sulawesi Tengah, saat ini bukan waktu yang tepat. Sebab, ada beberapa yang perlu dipertibangkan termasuk koalisi dan figur.

“Makannya saya sampaikan izinkan saya berjalan bersosialisasi dulu, kalau diri kita sendiri sudah bagus maka Insha Allah 02 itu (Wakil) itu tidak terlalu susah bagi kita, itu akan datang sendiri Insha Allah,” katanya melalui siaran persnya pada sejumlah wartawan, di Cafe Triple F, Kota Palu, Minggu (29/12/2019).

Mantan Bupati Morowali 2 (dua) periode ini juga menuturkan, berdasarkan pengalaman menjadi Bupati dua periode, Ia tidak pernah berganti pasangan dengan metode yang dijalankan.

“Saya ini punya pengalaman dua periode jadi Bupati Morowali, persoalan memilih wakil itu bukan bagaimana kita menang, tapi kita harus pikirkan bagaimana kita setelah menang karna halangan seseorang kepala daerah dalam menjalankan programnya didapatkan itu kalau salah pilih pasangan,”ungkapnya.

Anggota DPR RI ini juga mengungkapkan, ada beberapa metode dalam menetapkan figur untuk dijadikan sebagai wakil yang cocok mendampinginya maju sebagai calon Gubernur Sulawesi Tengah.

“Saya mempunyai metode sendiri dalam memilih wakil, saya tidak hanya melihat figur popularitasnya bagus, nilai akreditasnya bagus, yang harus difikirkan bagaimana pertama wakil itu paling dekat dengan kita, tidak boleh ada dua mata hati karna kebijakan ini satu tidak ada dua kebijakan di dalam satu pemerintahan. Kebijakan hanya satu keluarga. Kalau misalnya kepala daerah atau wakilnya menganggap kita dua mata hati maka disinilah awal mula pertikaian kira kira itu pertimbangan dari saya,” ujarnya. (Hajir)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Advertisement
%d blogger menyukai ini: