Connect with us

Daerah

Soal Pembongkaran Pasar Cendana , Asisten I : Naijum Miliki Bukti Sertifikat yang Sah

Utustoria , BANGGAI – Polemik pembongkaran sebagian bangunan pasar Cendana di Kecamatan Toili yang menyeret nama Asisten 1 Bupati Banggai, Judi Amisudin, seminggu belakangan menjadi sorotan. Tak ingin berkepanjangan dipersepsikan negatif, Judi Amisudin, pada sabtu (02/11) akhirnya bersedia memberikan keterangan terkait polemik tersebut.

Dia menjelaskan, permasalahan lahan pasar Cendana telah terjadi sejak 2016 silam. Yang mana seorang warga bernama Naijum, mempermasalahkan pembangunan pasar yang sebagian telah melewati batas lahan miliknya. “Naijum ini kemudian melaporkannya ke Pemda. Termasuk mempolisikan lurah Cendana saat itu, Mochtar,”sebutnya.

Pelaporan ke polisi dengan terlapor mantan lurah Cendana Mochtar, disebutkan pula karena dirinya saat itu mempertahankan bahwa seluruh lokasi pembangunan pasar Cendana adalah asset Pemda. Sehingga tidak berkenan menandatangani surat keterangan kepemilikan lahan yang diajukan Naijum.

“Sedangkan oleh Pemda, atas laporan Naijum kemudian dibentuk tim khusus yang juga melibatkan BPN. Kami lalu turun melakukan pemeriksaan di lapangan, dengan melihat bukti-bukti yang diajukan oleh Naijum,” tambah Judi Amisudin.

Dari hasil pemeriksaan tim khusus bentukan Pemda terhadap laporan Naijum saat itu, ditemukan bahwa asset pemda hanya berupa lahan seluas 100×150 meter persegi. Sedangkan di luar luasan itu, milik Naijum dengan bukti sertifikat yang sah.

“Kami juga melakukan pengukuran. Dan laporan Naijum sudah sesuai dengan berkas dan dokumen kepemilikan,” ucap Asisten 1 Judi Amisudin.

Hingga akhirnya beberapa waktu lalu, Naijum memberitahukan ke Pemda bahwa saat itu ingin mengambil haknya. Dengan membongkar kelebihan pembangunan pasar Cendana.

“Kami tak ingin dikatakan telah menyerobot lahan warga. Pemberitahuan itupun kami terima. Selaku Pemda, kami kemudian meminta agar pedagang yang terkena pembongkaran diberikan kompensasi. Dan ini sudah dimediasi. Semua perkara juga telah selesai,” tandas Asisten 1.

Terkait tidak dikoordinasikannya Disperindag Banggai dalam polemik ini, dimana Kadisperindag Banggai Hasrin Karim sebelumnya mengaku tidak tahu menahu, juga ditanggapi Judi Amisudin.

“Disperindag memang tak dilibatkan di situ. Semua sudah sesuai,”tutupnya. (um)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Advertisement
%d bloggers like this: