Connect with us

Daerah

Tahun Depan Pemkab Morowali Salurkan Dana Rp 200 Juta Bagi Desa yang Miliki BUMDes

Utustoria , MOROWALI – Pada tahun 2020 mendatang , Pemerintah Daerah Morowali melalui Bupati dan Wakil Bupati yang bertagline Tahjud ini bakal menyalurkan dana sebesar Rp 200 juta per Desa.

Gebrakan tersebut merupakan janji politik pasangan Taslim dan Najamudin pada Pilkada waktu lalu. Yang mana janji mereka tersebut telah tertuang dalam visi dan misi serta program yabg menjadi skala perioritas Pemkab Morowali sesuai dengan Kebijakan Umum Anggaran dan Perioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA – PPAS).

Bupati Morowali, Taslim menegaskan bahwa sesuai janji Tahajud terkait dana Rp 200 juta per desa akan segera direalisasikan pada tahub anggaran 2020 mendatang.

” Saya tegaskan , bahwa sesuai janji kami , tentang dana Rp 200 juta per desa akan direalisasikan pada 2020 mendatang,” ujar Taslim pada pembukaan Diseminasi dan Pelatihan BUMDes tahun anggaran 2019 di Gedung Sebaguna , Kelurahan Matano , Kecamatan Bungku Tengah.

Penyampaian ini mendapat sambutan yang luar biasa dari peserta diseminasi dan pelatihan BUMDes. Apalagi jika penyalurannya dilakukan melalui BUMDes yang ada di desa masing-masing, sebagaimana yang diinginkan oleh Bupati Taslim.

Taslim menjelaskan jika dana Rp 200 juta tersebut akan direalisasikan melalui kucuran dana pada BUMDes yang telah memiliki legalitas. Berdasarkan keterangan yang disampaikan oleh Kadis PMD-P3A, Alamsyah, jika hingga saat ini terdapat 96 desa yang telah memiliki BUMDes dari 126 desa yang ada di Kabupaten Morowali.

“Dana 200 juta itu akan dikucurkan melalui BUMDes, sehingga secara legalitas dana tersebut dapat dijadikan alat untuk mewujudkan kesejahteraan terhadap masyarakat desa secara keseluruhan”, lanjutnya.

Melalui suntikan dana 200 juta bagi BUMDes, diharapkan menjadi cambuk bagi desa dalam mengembangkan inovasi pelayanan kepada masyarakat desa. Taslim ingatkan jika 200 juta merupakan dana publik, bukan dana milik segelintir orang. Olehnya, BUMDes harus mampu menciptakan kebersamaan untuk memutus rantai ijon, sehingga kerjasama antar BUMDes mutlak untuk dilakukan.

“Karena 200 juta merupakan dana publik, bukan dana milik segelintir orang, maka wajib bagi pengurus BUMDes untuk memanfaatkan dan mempertanggungjawabkan kepada masyarakat secara benar”, pesan Taslim.(um)



Sumber : Kominfo Morowali

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Advertisement
%d bloggers like this: