Connect with us

Daerah

Tidak Ada NUPTK, Honorer Tidak Akan Diakomodir Dana BOS

Bupati Banggai Dr. Ir. H. Herwin Yatim MM saat Menghadiri Acara Sosialisasi Dana Bos Mengenai Pembayaran Tenaga Guru Honorer, yang dilaksanakan di Aula Pertemuan Dinas Tanaman Pangan Holtikultura Dan Perkebunan (TPHP), Minggu (15/3/2020). [Foto : Istimewa]

Utustoria, BANGGAI – Tenaga Guru Honorer dijawibkan harus memiliki Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan yang merupakan Nomor Induk bagi seorang Pendidik atau Tenaga Kependidikan (NUPTK) jika ingin diperioritaskan.

Hal tersebut diungkap Bupati Banggai Dr. Ir. H. Herwin Yatim MM saat Menghadiri Acara Sosialisasi Dana Bos Mengenai Pembayaran Tenaga Guru Honorer, yang dilaksanakan di Aula Pertemuan Dinas Tanaman Pangan Holtikultura Dan Perkebunan (TPHP), Minggu (15/3/2020).

Pada kesempatan itu, Bupati Banggai Herwin Yatim mengatakan keterbukaan sangatlah penting. Terlebih Kabupaten Banggai telah diakui secara nasional sebagai kabupaten terbaik diluar Pulau Jawa dalam rangka akuntabilitas kinerja.

Karena akuntabilitas itu adalah penggunaan satu rupiah uang negara untuk kegiatan itu dipertanggung jawabkan outputnya dan itu diakui,” ujar Bupati Banggai.

Oleh karena itu, lanjut Herwin, ketika dirinya mendapatkan informasi tentang dana BOS, dirinya bersama Wakil Bupati Mustar Labolo turun ke Kecamatan Toili pekan lalu dan mendengarkan langsung dari beberapa Kepala Sekolah ditambah dengan para tenaga guru honorer.

“Ada sekolah yang hanya dua gurunya dan honorernya banyak dan kemudian dibagi, apalagi honorernya yang tidak punya NUPTK itu yg jadi repot, karena tidak ada NUPTK tidak akan di akomodir oleh dana BOS,” lanjut Herwin.

“Disinilah fungsinya kita sebagai pemerintah, karena pengakuan Kementerian kedepan itu dalam jangka panjang harus punya NUPTK dan ketika ada pengangkatan pegawai guru, mereka yang punya NUPTK yang akan di prioritaskan,” tambahnya.

Apalagi seorang Kepala Sekolah itu ahli dan jago, makanya dirinya menghadirkan Kadis Pendidikan, Inspektorat, BKPSDM agar dapat bersama sama, dan jangan sampai ada dusta di antara kita. Dan setelah pertemuan ini, dirinya berencana akan bertemu dengan para honorer sebanyak 1.180 untuk mendengarkan keluhan dan laporan mereka. (um)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Advertisement
%d bloggers like this: