Connect with us

Daerah

Warga Kamiwangi Tagih Janji PT Pertamina EP Terkait Pengembalian 47 Sertifikat

Foto : Sindonews

Utustoria, BANGGAI – Penantian sejumlah warga Kamiwangi Kecamatan Toili Barat Kabupaten Banggai terkait janji PT Pertamina EP untuk mengembalikan pemecahan sekira 47 sertifikat lahan yang telah dibebaskan sejak tahun 2000 silam itu tak kunjung usai.

Pasalnya, saat ini warga Kamiwangi sebagai pemilik lahan tersebut kebingungan dan harus kemana lagi mengadukan hal tersebut. Sebab, sejak 2016 lalu sejumlah warga pemilik lahan tersebut diketahui telah membuat kesepakatan dengan pihak Pertamina EP terkait pngembalian sertifikat dalam jangka 1 (satu) tahun tepatnya pada tahun 2017.

Namun menurut sumber yang dipercaya hingga saat ini pihak Pertamina EP belum mengembalikan sertifikat tersebut. Padahal pemilik lahan sangat membutuhkan demi kepentingan pribadinya.

Sayangnya, hingga berita ini diterbitkan pihak Pertamina EP yakni Legal and Relation Pertamina Donggi – Matindok Field Asset 4 belum merespon upaya media ini untuk mengkonfirmasi terkait persoalan tersebut.

Terpisah, Sekretaris Komisi I DPRD Banggai, Suparno beberapa waktu lalu menjelaskan bahwa persoalan sertifikat tidak hanya dikeluhkan oleh sejumlah warga Kamiwangi di Kecamatan Toili Barat saja. Melainkan, hal ini juga dikeluhkan dibeberapa desa lainnya. Seperti sejumlah warga Desa Tirta Jaya Kecamatan Toili yang hingga saat ini belum menerima pemecahan sertifikatnya dari pembebasan lahan yang dilakukan oleh Pertamina EP bebetapa tahun lalu.

Menurut pria yang akrab disapa Parno ini menjelaskan bahwa ada beberapa kendala yang dapat memperlambat warga untuk memperoleh haknya. Salah satu faktor dari informasi yang diperolehnya, bahwa terdapat nama sertifikat yang tidak sesusai dengan nama pemilik atau ahli waris. Sehingga hal itu menjadi kendala dalam pengurusan di Badan Pertanahan Nasional (BPN).

” Karena orang terdahulu banyak yang membeli lahan dengan gaya barter. Misal tanah tukar sapi, tapi tidak memiliki alas bukti pembelian lahan seperti kwitansi atau membuat akta jual beli,”ujarnya.

Sehubungan dengan itu, Kepala Desa Kamiwangi, I Made Budiyasa saat dikonfirmasi mengatakan hingga saat ini pihak Pertamina EP belum mengembalikan satu pun sertifikat dari total 47 sertigikat tersebut. Dia pun berdalih hingga saat ini pengurusan tersebut telah ditangani oleh BPN. (um)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Advertisement
%d bloggers like this: